Provinsi bangka Belitung.
Kota Pangkalpinang, Pertambangan Sekala Besar di Aliran sungai Ampui kini merajalela di tempat kawasan Rutinitas keluar masuk nya aktivitas perahu nelayan untuk mencari makan,
Sampai saat ini tidak ada tindakan tegas dari pihak Aparat Penegak Hukum oleh Kapolresta Pangkalpinang, maupun Kepolisian Polda Bangka Belitung, semua diam seakan hukum diduga tidak berlaku,
Hal tersebut menjadi tanda tanya Publik dan masyarakat Pangkalpinang, ataukah hukum pilih- Pilih dan hukum diduga tidak ada lagi di Polresta Pangkalpinang mau pun Polda Babel.
Saat Tim media investigasi dilapangan terlihat beberapa Ponton ilegal lagi beraktivitas, berlomba- lomba hancur kan Sungai Ampui, mencari biji timah ilegal,
Warga saat dikonfirmasi Aktivitas tersebut sudah berapa lama, apakah ada oknum berseragam di balik tambang tersebut, iya katakan.”
“Ada pak, oknum anggota dari TNI AD KOREM bernama ARDY , Bangka Belitung diduga Status Sebagai INTEL, dia lah yang diduga Bekinggi tambang tersebut hingga pihak kepolisian Di Babel takut untuk menindak lanjuti atau menangkap tambang ilegal tersebut,
Lanjutnya, Oknum Korem ARDY ini datng malam hari, secara diam-diam datang ke setiap Ponton tambang, ya kalau tidak salah , mereka harus bayar dengan oknum tersebut dan hasil timah di beli oknum Korem Juga, kalau tidak salah dibayar dengan harga Rp.140.000 Ribu dalam 1’kg / per’kg.dengan harga yang sangat menjanjikan dan untuk keselamatan keaman agar aman dari Pihak Aparat Penegak Hukum.
Disinggu apakah masyarakat Resah adanya Aktivitas Tambang ilegal,
Jelas Resah lah, suara mesin malam hari aliran sungai jadi dangkal, akibat sering banjir, bahkan masyarakat Pangkal Arang dan masyarakat Ampui dan juga ketua Pengurus kuburan sudah pernah menegur tambang tersebut, namun tidak di gubris,
“Padahal sudah ada PLANG HIMBAUAN dan larangan dari Pihak Penegak hukum, dilarang Menambang, Membuang sampah, merusak Kawasan Aliran Sungai.bahkan Ikut serta peran masyrakat tanda tangan adanya Plang Himbauan tersebut.
Oknum Korem AD. Bernama ARDY Saat dikonfirmasi Tim media Terkait dugaan Keterlibatan Bekengi Tambang ilegal Aliran Sungai Ampui dan diduga sebagai pembeli hasil timah dari para penambang, Belum Menjawab, Masih dalam Upaya dikonfirmasi Lebih Lanjut.
Tim




















Komentar