oleh

Klarifikasi Terkait Pemberitaan Tambang di DAS Ampui, Oleh Oknum TNI AD, ARDY, dan Ini Penjelasan Sumber

banner 468x60

 

Provinsi Bangka Belitung.

banner 336x280

Pangkalpinang, Kamis, 26 Februari 2026 — Menyikapi pemberitaan yang berkembang terkait dugaan keterlibatan seorang oknum TNI,AD ,Bertugas di Korem O45/Garuda Jaya, berinisial ARD yang disebut merupakan anggota Korem dalam aktivitas pertambangan di kawasan Daerah Aliran Sungai (DAS) Ampui, sumber (red/*) menyampaikan klarifikasi guna meluruskan informasi yang beredar di ruang publik.

 

Menurut penjelasan sumber (red/*), perlu ditegaskan bahwa saat ini Oknum TNI, AD, inisial ARD tidak lagi terlibat dalam aktivitas pertambangan di DAS Ampui, baik secara langsung maupun tidak langsung. Selain itu, yang bersangkutan juga bukan pihak yang melakukan pembelian timah sebagaimana disebutkan dalam pemberitaan sebelumnya.

 

Sumber(red/*) menjelaskan bahwa memang pada tahun 2024 lalu, terdapat aktivitas pengelolaan hasil yang bersifat sosial dan keagamaan, di mana dana yang terkumpul dialokasikan untuk pembangunan sebuah musolla untuk tempat beribadah untuk masyarakat. Kegiatan tersebut, menurut sumber, bukan merupakan aktivitas bisnis pribadi, melainkan dilakukan dalam konteks kepentingan umum dan sosial, serta tidak berkaitan dengan aktivitas tambang yang saat ini dipersoalkan.

 

“Perlu dipisahkan konteks waktu dan tujuan. Aktivitas pada 2024-2025 itu untuk kepentingan pembangunan masjid dan sudah selesai. Sedangkan isu yang berkembang sekarang, Oknum,TNI,AD, inisial ARD sudah tidak berada dalam lingkup tersebut dan tidak terlibat sebagaimana yang diberitakan,” ujar sumber (red/*).

 

Dilain pihak, oknum ARD, TNI,AD ,saat mintai untuk Klarifikasi, mengatakan bahwa sejak tahun 2025 ia tidak lagi terlibat dalam aktivitas tersebut.

 

“Perlu saya tegaskan bahwa sejak tahun 2025 saya sudah tidak lagi terlibat dalam aktivitas yang dimaksud, baik secara langsung maupun tidak langsung. Namun demikian, hingga saat ini masih ada sebagian warga dan masyarakat sekitar yang terus mengaitkan nama saya dengan kegiatan tersebut. Hal itu tidak benar dan tidak sesuai dengan fakta yang ada,” tegas ARD

 

“Sebagai bagian dari institusi, saya selalu menjunjung tinggi disiplin, tanggung jawab, serta kepatuhan terhadap aturan yang berlaku. Oleh karena itu, saya berharap klarifikasi ini dapat menjadi pelurusan informasi agar tidak terjadi kesalahpahaman yang berlarut-larut di tengah masyarakat,” lanjutnya.

 

Klarifikasi ini disampaikan sebagai bentuk penegasan agar tidak terjadi kesalahpahaman publik maupun penarikan kesimpulan yang keliru terhadap individu tertentu tutup ARD.

 

Sumber (red/”) juga menegaskan bahwa upaya pelurusan informasi ini bukan untuk menafikan peran media sebagai kontrol sosial, melainkan sebagai bagian dari hak jawab dan penyeimbangan informasi agar pemberitaan tetap utuh, berimbang, dan sesuai fakta.

 

Hingga berita ini diterbitkan, sumber/red memastikan bahwa tidak terdapat keterlibatan inisial A dalam aktivitas pertambangan di DAS Ampui pada masa sekarang, termasuk dalam hal pembelian atau penguasaan hasil timah. (*)

banner 336x280

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *